Penjaminan Mutu

Penjaminan Mutu (17)

Kumpulan Berita dan Artikel yang terkait Penjaminan Mutu Pendidikan

Arsip Berita

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi membuka pendaftaran seleksi bagi calon Pelatih Ahli Program Sekolah Penggerak. Seleksi ini merupakan bentuk dukungan bagi sekolah pelaksana program Sekolah Penggerak yang menjadi terobosan Merdeka Belajar Episode Ketujuh.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Iwan Syahril, mengajak para akademisi, praktisi pendidikan, widyaiswara, pengawas sekolah di 111 kabupaten/kota daerah sasaran program untuk berpartisipasi. Selain itu, ajakan untuk menjadi bagian dari program Sekolah Penggerak juga ditujukan kepada kepala sekolah, wakil kepala sekolah, manajemen sekolah, dan guru dari sekolah yang mengembangkan kurikulum satuan pendidikan secara mandiri dan atau menggunakan kurikulum internasional. Lebih lanjut, ajakan juga diserukan kepada pensiunan kepala sekolah, pengawas sekolah, dan guru yang memiliki komitmen untuk memajukan ekosistem pendidikan.

“Kami mengajak para pemangku kepentingan untuk berkontribusi melalui belajar dan berbagi bersama pengawas, kepala sekolah, dan guru di daerah sasaran Program Sekolah Penggerak dalam upaya gotong-royong untuk transformasi pendidikan Indonesia,” demikian disampaikan Iwan di Jakarta, pada Selasa (27/04/2021).

Pelatih ahli akan berperan sebagai pendamping dan pendukung kepala sekolah, guru/pendidik dan pengawas sekolah/penilik, untuk mewujudkan sekolah yang berpusat pada murid. Pelatih Ahli akan mendampingi tiga sampai lima sekolah dalam satu kabupaten, selama minimal satu tahun. Pelatih Ahli Program Sekolah Penggerak juga akan bertugas untuk mendorong kolaborasi seluruh ekosistem pendidikan sekolah dan pemangku kepentingan di kabupaten.

“Peran pelatih ahli akan mengembangkan kompetensi, komunitas praktisi, dan melakukan monitoring kemajuan pembelajaran kepala sekolah, pengawas sekolah/penilik, dan guru/pendidik di sekolah pelaksana program sekolah penggerak,” ujar Iwan.

Iwan melanjutkan, pelatih ahli ini hadir menjadi teman belajar yang penuh inspirasi dan tempat konsultasi untuk menjadikan sekolah lebih berpihak kepada murid. “Bagaimanapun kondisi sekolah, kepala sekolah, guru, dan para pemangku kepentingan di sekolah maupun sekitar sekolah harus terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi anak-anak Indonesia,” tutur Iwan.

Seleksi untuk Mendapatkan Pelatih-Pelatih Terbaik

Program Sekolah Penggerak merupakan program transformasi sekolah yang fokus pada pengembangan SDM sekolah, mulai dari siswa, guru, sampai kepala sekolah yang diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan. Program Merdeka Belajar Episode Ketujuh ini telah diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim dan turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Muhammad Hudori, dan Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda pada 1 Februari 2021 lalu sebagai salah satu program untuk mewujudkan visi transformasi pendidikan Indonesia yang bertujuan untuk mencapai pendidikan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia.

Adapun rekrutmen ini akan menyaring 700 pelatih ahli dengan kualifikasi terbaik untuk bersama memberikan dampak bagi cita-cita besar pendidikan Indonesia. Pendaftaran dan rekrutmen tahap pertama pelatih ahli program Sekolah Penggerak mulai dibuka pada 23 April s.d. 5 Juni 2021, yang terdiri dari pengisian biodata diri, pengisian esai, dan seleksi administrasi. Selanjutnya, pada tahap kedua yaitu pada 28 Juni s.d. 2 Juli 2021 akan meliputi simulasi melatih dan wawancara. Setelah itu akan ada unggah surat kesehatan dan bimbingan teknis kepada yang lolos seleksi tahap kedua. Tahap terakhir adalah pengumuman dan penetapan hasil seleksi pelatih ahli angkatan pertama pada sekitar Agustus 2021.

Berikut informasi mengenai rekrutmen pelatih ahli program Sekolah Penggerak.

Kriteria Umum:

  1. Warga negara Indonesia.
  2. Berasal dari unsur (i) akademisi; (ii) praktisi pendidikan; (iii) widyaiswara; (iv) pengawas sekolah di 111 kabupaten/kota daerah sasaran program, (v) kepala sekolah, wakil kepala sekolah, manajemen sekolah, dan guru dari sekolah yang mengembangkan kurikulum satuan pendidikan secara mandiri dan atau menggunakan kurikulum internasional; (vi) pensiunan kepala sekolah, pengawas sekolah/penilik, widyaiswara, dan guru/pendidik.
  3. Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan melampirkan surat keterangan sehat dari dokter setelah lolos seleksi tahap 2.
  4. Pada saat mendaftar usia minimal 30 (tiga puluh) tahun dan maksimal 65 (enam puluh lima) tahun.
  5. Memiliki pengalaman melakukan pendampingan peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah minimal 2 (dua) tahun.
  6. Terbiasa dengan teknologi (internet dan aplikasi).
  7. Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik secara lisan dan tulisan.
  8. Memiliki komitmen, semangat perbaikan berkelanjutan, jiwa kolaborasi dan terbuka pada hal-hal baru.
  9. Bersedia melakukan kunjungan lapangan sebanyak 4-6 kali dalam setahun.
  10. Tidak memiliki peran sebagai asesor pada Guru Penggerak atau program Sekolah Penggerak.
  11. Mengisi pakta integritas.

Jadwal Pendaftaran Pelatih Ahli:

  • Pembukaan pendaftaran Calon Pelatih Ahli: 27 April - 5 Juni 2021.
  • Seleksi Tahap I (registrasi, esai, biodata diri): 27 April - 5 Juni 2021.
  • Seleksi Tahap II (simulasi melatih, wawancara): 28 Juni - 2 Juli 2021
  • Bimbingan teknis Peran Pelatih Ahli: 3-26 Agustus 2021.
  • Pengumuman dan Penetapan Pelatih Ahli: September 2020.
  • Pelaksanaan Pendampingan Program Sekolah Penggerak: 5 Oktober - 31 Agustus 2020.

Informasi pendaftaran Pelatih Ahli ini dapat dilihat lebih lanjut pada laman berikut https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/programsekolahpenggerak

pauddikdasmen.kemdikbud.go.id

Pontianak - LPMP Kalbar - Modis  Pisan  merupakan sebuah  inovasi  kreatif yang dikembangkan oleh PPPPTK  IP A untuk  membakar semangat peserta  didik  untuk  mempelajari sains  secara  instan dengan  konsep  edusaintment (edukasi sains dan entertainment) dengan  cara menarik, unik, dan   menyenangkan.   
Dalam    pelaksanaannya, @p4tkipa.kemdikbud   bekerjasama   dengan    @lpmpkalbar dan Duta  Sains  Kalimantan Barat akan mengadakan kegiatan  Pelaksanaan Penguatan Literasi Sains  Siswa  melalui Inovasi Layanan Modis Pisan  kepada  50 siswa jenjang  SD, 50 siswa.jenjang SMP dan 50 siswa SMAsecara  daring dan dapat di tonton secara langsung melalui Youtube LPMP Kalimantan Barat.
Bentuk  kegiatannya adalah  demonstrasi sains  dan pemutaran film yang  diharapkan dapat  meningkatkan minat  siswa  dan motivasi serta  rasa keingintahuan terhadap  sains.  
Kegiatan akan dilaksanakan pada tanggal 3 Mei 2021 untuk jenjang SMP, 4 Mei 2021 untuk jenjang SMA dan 5 Mei 2021 untuk jenjang SD.

#LPMPKalbar #CiptakanInovasi #AsesmenKompetensiMinimum #AKM
#kemendikbud #LPMPKalBar #LPMP #unitlayananterpadu #PertahankanWBK #RaihWBBM #LPMPKalbarMenujuWBBM #WilayahBersihBebasMelayani #LembagaPenjaminanMutuPendidikan #gurupenggerak #PendidikanProfesiGuru #sertifikasiguru #GuruHonorer #GuruPPPK #SekolahPenggerak

Video

Jumat, 23 April 2021 14:47

Prakurasi Inovasi Produk dan Layanan Lembaga

Written by

Pontianak - LPMP Kalbar - Pandemi tak menyurutkan semangat kami untuk membangun integritas melalui inisiasi. Inisiasi yang disertai aksi. Aksi nyata meningkatkan citra instansi. Salah satunya melalui kegiatan Prakurasi Inovasi Produk dan Layanan Lembaga.

@lpmpkalbar membuka seluas-luasnya ide dan masukan guna mengembangkan layanan sehingga bermanfaat bagi masyarakat pendidikan. Dengan mengenalkan branding tematik untuk setiap inovasi, kegiatan ini diharapkan mampu mengangkat cita rasa lokal menuju layanan prima di setiap lini.

Kegiatan dibuka oleh kepala @lpmpkalbar, Asep Sukmayadi, M.Si sebagai inisiator dan motivator agar setiap karyawan mempunyai mental antikendor. Semangat komunikatif, kreatif dan aktif perlu dijaga sebagai mesin penggerak lembaga.

Di masa depan inisiasi ini bisa menjadi cikal bakal katalog produk dan layanan unggulan. Dengan mengedepankan semangat antikorupsi, transparansi dan menjunjung integritas tinggi bagi seluruh staf dan pimpinan.

Dari identifikasi yang telah dikumpulkan terdapat 21 inovasi. Ada yang sudah dilaksanakan, ada yang dalam tahap pengembangan, ada juga yang baru tahap ide dan konsep menuju pewujudan.

Kami sedang bersemangat. Mempertahankan predikat ZI-WBK dengan tekad bulat. Karenanya sinergi dan kolaborasi perlu dibudayakan secara erat. Dampingi dan dukung kami untuk terus berbenah dini dan berinovasi.



#LPMPKalbar #CiptakanInovasi #AsesmenKompetensiMinimum #AKM
#kemendikbud #LPMPKalBar #LPMP #unitlayananterpadu #PertahankanWBK #RaihWBBM #LPMPKalbarMenujuWBBM #WilayahBersihBebasMelayani #LembagaPenjaminanMutuPendidikan #gurupenggerak #PendidikanProfesiGuru #sertifikasiguru #GuruHonorer #GuruPPPK #SekolahPenggerak

Jumat, 16 April 2021 14:20

Pelatihan Google Workspace for Education

Written by

Dalam rangka mendukung Program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang telah meluncurkan Akun Pembelajaran dengan domain belajar.id untuk satuan pendidikan (peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan), Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan Pelatihan Google Workspace For Education. Akun pembelajaran merupakan fasilitas yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengakses layanan/aplikasi pembelajaran berbasis elektronik yang tersedia dalam Google Workspace for Education serta aplikasi pembelajaran lainnya, dan dapat diaktifkan oleh sekolah paling lambat tanggal 30 Juni 2021.
Pelatihan Google Workspace for Education dilaksanakan pada tanggal 12 -14 April 2021, pukul 09.00 – 12.00 melalui Google Meet dan Youtube, dibuka oleh Plt. Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Barat, Asep Sukmayadi, S.IP, M.Si, dan dipandu oleh Tim narasumber yang merupakan Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) LPMP Provinsi Kalimantan Barat yang sekaligus merupakan Google Master Trainer yaitu Rita Darnila, Oktariana Dwi Wulandari, Syamsul Lailinnur dan Ahmad Hanafi. Kegiatan diikuti oleh 284 orang yang berasal dari unsur Kepala sekolah, guru, admin sekolah yang berasal dari 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Pada kegiatan ini peserta diajak untuk belajar bersama tentang akun pembelajaran dengan domain belajar.id dan pemanfaatan aplikasi yang terdapat dalam Google Workspace for Education antara lain Gmail, Grup, Google Chat, Google Kalender, Google Classroom, Google meet, Google Drive, Google Doc, Google Sheet, Google Slide, Google Form dan Internet Citizenship.
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Program Jarimanis (Belajar Daring Mandiri dan Dinamis) yang diprakarsai oleh Pengembang Teknologi Pembelajaran LPMP Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka mendukung program digitalisasi sekolah. Pada kegiatan ini peserta mendapat fasilitas Sertifikat 32 JP dengan persyaratan mengikuti kegiatan, menyelesaikan tugas dan melakukan pengimbasan ke sekolah. Melalui kegiatan ini diharapkan pendidik dapat memanfaatkan akun pembelajaran dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dimasa pandemi covid maupun dimasa normal. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, LPMP Provinsi Kalimantan Barat, Google For Education dan Refo Indonesia.

 

Pontianak - LPMP Kalbar - Pada hari Rabu tanggal 3 Maret 2021, dilaksanakan gelar karya diklat calon kepala sekolah  dan pengawas sekolah jenjang  SLB,SMA dan SMK kegiatan Diklat In Service  Training (IST2) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Kegiatan ini merupakan acara puncak atau rangkaian kegiatan akhir dari serangkaian tahapan yang telah di lalui oleh peserta calon kepala sekolah dan pengawas sekolah sebagai syarat kelulusan sebagai calon kepala sekolah dan calon pengawas sekolah. Adapun tahapan yang harus dilaksanakan oleh peserta yaitu ada   4 (empat) tahapan sebagai berikut:  1. tahap On the Job Training (OJT) 1; 2. Tahap In Service Training (IST) 1; 3. tahap On the Job Training (OJT) 2; 4. dan tahap In Service Training (IST) 2, kegiatan dilaksanakan secara tatap muk (luring) dengan durasi waktu selama ± 3 bulan, dimana kegiatan dimulai pada bulan Oktober s/d Desember 2020 untuk OJT 1 dan IST 1, dan selanjutnya kegiatan OJT 2 dan IST 2 dilaksanakan pada tahun 2021.

 

Gelar karya ini merupakan aktivitas/mata diklat dari kegiatan In Service Training 2 (Ist 2)  dimana peserta melakukan evaluasi dan refleksi terhadap pelaksanaan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang bertujuan untuk mengukur performa hasil pelaksanaan Rencana Tindak Lanjut (RTL) secara komprehensif. Dengan kata lain si calon kepala sekolah dan Pengawas Sekolah menjelaskan  Rencana Proyek Kepemimpinan (RPK) di tempat mereka melaksanakan magang.  

 

 Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Kartika Pontianak tersebut peserta menyajikan semua bahan dan alat pelaksanaan Rencana Proyek Kepemimpinan (RPK)  dan Peningkatan Kompetensi (PK) menjelaskan proses Rencana Proyek Kepemimpinan (RPK)  dan Peningkatan Kompetensi (PK) berupa dokumentasi, video maupun audio; menjawab pertanyaan pengunjung, serta melakukan presentasi hasil pelaksanaan RTL.

 

Kepala Bidang Pembinaan Guru dan  Tenaga Kependidikan  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat Bapak Drs.  Kusnadi, M.Si, mengapresiasi ide-ide cerdas, inovatif dan kreatif  terhadap hasil karya peserta baik itu  calon kepala sekolah maupun kepala sekolah, dan beliau mengharapkan semua peserta untuk tetap dapat memberikan yang terbaik dan profesional bagi peningkatan mutu pendidikan khususnya di Provinsi Kalimantan Barat.

 

Kegiatan Penyiapan calon Kepala sekolah dan Pengawas Sekolah jenjang SLB, SMA  dan SMK ini merupakan Program Kerjasama antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (LPPKSPS), dan LPMP Provinsi Kalimantan Barat.

Gelar karya ini merupakan kali ke 2 yang dilaksanakan oleh LPMP Provinsi Kalimantan Barat, sebagai Lembaga Penyelenggara Diklat  untuk diklat calon Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Provinsi Kalimantan Barat.

 

Jumat, 12 Februari 2021 07:56

Guru Penggerak Akan Jadi Syarat Menjadi Kepala Sekolah

Written by

Sorong, 11 Februari 2021 – Mendikbud menyampaikan para guru yang tergabung dalam Program Guru Penggerak memiliki kesempatan untuk menjadi kepala sekolah. Guru Penggerak merupakan program yang dirancang untuk memberikan pembekalan kompetensi kepada para guru mulai dari jenjang TK/PAUD hingga SMA, guna menyiapkan pemimpin pembelajaran masa depan.
 
"Ke depan, kalau mau punya karir sebagai kepala sekolah, tentu harus melewati program Guru Penggerak, karena ini bukan cuma program penguatan, tapi juga kepemimpinan," terang Mendikbud.

Untuk angkatan pertama, program Guru Penggerak dibatasi hanya untuk 2.800 orang. Mendikbud memastikan selanjutnya kuota program Guru Penggerak akan ditambah, seiring dengan tingginya minat para guru. Lebih lanjut, Mendikbud berharap dengan mengikuti program Guru Penggerak para guru dapat mengubah pola pikir untuk selalu mengutamakan siswa dalam proses pembelajaran.

"Sebenarnya, melalui Program Guru Penggerak Kemendikbud bukannya mau mengajari menjadi guru. Semua guru yang baik tahu bahwa ada yang tidak beres dengan cara kita mengajar. Prosesnya ada yang salah. Padahal insting guru itu sudah benar. Jadi tugas Kemdikbud adalah memerdekakan insting itu," ujar Mendikbud.

Calon Guru Penggerak dari SMPN 9 Kota Sorong, Elis Franciska mengatakan kepada Mendikbud bahwa ada begitu banyak manfaat yang diterima sebagai peserta pendidikan Guru Penggerak. Melalui pendidikan guru penggerak, Franciska menyadari bahwa selama mengajar yang menurutnya sudah benar ternyata 100 persen belum sesuai dengan filosofi mengajar Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara. “Ketika kami ikut program Guru Penggerak, kami jadi mau berubah,” ujar Franciska.

Selain itu, Franciska juga telah melakukan aksi nyata untuk menyosialisasikan apa yang telah mereka dapat selama menjalani pendidikan guru penggerak. Franciska sadar, bahwa apa yang ia peroleh juga penting untuk semua guru.


“Kami memberikan sosialisasi yang pertama kepada semua guru di SMP kami, itu sekitar 52 orang. Kami menyosialisasikan tentang apa itu Guru Penggerak dan apa yang kami dapat. Ternyata selama ini apa yang kami pelajari dan apa yang kami lakukan terhadap anak-anak didik kami jauh daripada apa yang seharusnya dilakukan di seorang Guru Penggerak itu. Teman-teman guru banyak yang jngin mengikuti Program Sekolah Penggerak,” kata Franciska.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Iwan Syahril mengatakan Kota Sorong termasuk angkatan pertama dalam Program Guru Penggerak. Hingga saat ini, kata Iwan ada 15 guru dari berbagai sekolah di Kota Sorong sedang menjalani pembekalan kompetensi Guru Penggerak selama sembilan bulan ke depan.

"Tahun depan akan ada lagi. Jadi totalnya ada enam angkatan. Setelah enam angkatan nanti akan balik lagi ke kota yang sama. Tapi untuk tahun ini sudah (tutup), tahun depan ayo berlomba ikut," ajak Iwan.

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Laman: kemdikbud.go.id    
Twitter: twitter.com/Kemdikbud_RI
Instagram: instagram.com/kemdikbud.ri
Facebook: facebook.com/kemdikbud.ri
Youtube: KEMENDIKBUD RI
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemdikbud.go.id

#bersamahadapikorona
#merdekabelajar
#kampusmerdeka

Senin, 08 Februari 2021 13:51

Rakor Persiapan Pelaksanaan Program Sekolah Penggerak

Written by

Pontianak, LPMP Kalbar - Sebagai upaya untuk melanjutkan dan mengembangkan kebijakan peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menginisiasi Program Sekolah Penggerak yang tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1177/M/2020. Program Sekolah Penggerak berupaya mendorong satuan pendidikan melakukan transformasi diri untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah, kemudian melakukan pengimbasan ke sekolah lain untuk melakukan peningkatan mutu serupa.

Untuk mendukung dan menjamin tercapainya tujuan Program Sekolah Penggerak, perlu dilakukan koordinasi antara LPMP dan BP PAUD Dikmas sebagai UPT Kemendikbud dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat dan 4 kabupaten/kota yang telah ditetapkan sebagai pelaksana Program Sekolah Penggerak, yakni Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sintang dan Kabupaten Ketapang agar terbentuk kesepahaman mengenai persiapan dan pelaksanaan Program Sekolah Penggerak di Kalimantan Barat.

Kegiatan yang dibuka oleh Drs.Sugeng Hariadi, MM selaku Kadisdikbud Provinsi Kalimantan Barat ini dilaksanakan pada tanggal 8 Februari 2021 secara daring dengan menggunakan aplikasi zoom meeting. Dalam sambutannya, beliau menyatakan dukungan dan komitmen dari pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mengawal dan mensukseskan Program Sekolah Penggerak di Kalimantan Barat.

Pada kegiatan Rakor Persiapan Pelaksanaan Program Pekolah Penggerak ini,  Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Barat, Asep Sukmayadi, S.IP, M.Si memaparkan tentang Program Sekolah Penggerak, dan Kepala BP Paud Dikmas Provinsi Kalimantan Barat, Drs.Mangasi Pasaribu, MM  memaparkan tentang persiapan sosialisasi Program Sekolah Penggerak kepada kepala sekolah di kabupaten/kota yang menjadi sasaran tahun 2021. Kegiatan ini juga didampingi oleh narasumber GTK bapak Agung Budiatmoko, ST yang menyampaikan materi tentang seleksi kepala sekolah untuk Program Sekolah Penggerak. Melalui Rakor ini diharapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/Kota dapat mempersiapkan kegiatan Sosialisasi Sekolah Penggerak untuk kepala sekolah yang dijadwalkan akan dilaksanakan secara daring pada hari Kamis, tanggal 11 Februari 2021.

Dokumentasi

Sosialisasi Vicon Sekolah Pengerak Provinsi Kalimantan Barat

Senin, 14 Desember 2020 14:18

Peningkatan Kompetensi Staf LPMP Kalimantan Barat 2020

Written by

Kegiatan yang dibuka pada hari Kamis 10 Desember 2020 dan berakhir pada hari Sabtu 12 Desember 2020, berlangsung di Kahyangan Resort yang berlokasi di Kabupaten Bengkayang. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh staf dan pimpinan di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat.

Dibuka secara resmi oleh Kepala LPMP Kalimantan Barat Bapak Asep Sukmayadi, S.Ip. M.Si. Dalam sambutannya yang disampaikan pada pembukaan kegiatan, berharap dengan kegiatan ini seluruh personil di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat siap menghadapi perubahan-perubahan Tugas dan Fungsi Organisasi dalam rangka pelayanan pendidikan di Kalimantan Barat, dan juga dipaparkan beberapa paparan dan beberapa kebijakan dari kementerian pendidikan diantaranya adalah Visi Pendidikan Indonesia adalah  mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat,  mandiri, dan berkepribadian melalui  terciptanya Pelajar Pancasila, Pokok-Pokok Kebijakan Merdeka Belajar.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Peningkatan Kompetensi Staf  Bagi Seluruh Staf Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat tahun 2020, dilaksanakan kegiatan ini yang bertujuan untuk lebih memantapkan kembali visi, komitmen, kekompakan dan kerjasama antar personil dilingkungan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat. Pemantapan ini perlu dilakukan, mengingat dinamika yang terjadi di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya yang baru nantinya seperti 

*. Sosialisasi dan promosi kebijakan pusat

*. Mendampingi Pemerintah Daerah

*. Memantau dan evaluasi pelaksanaan kebijakan pusat

Perkembangan tugas pokok dan fungsi ini menuntut sumberdaya manusia yang ada di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Barat untuk selalu siap dan tanggap agar semua yang telah diprogramkan dapat berjalan dengan baik.

Kegiatan ini juga disampaikan beberapa materi yang disampaikan oleh narasumber dari LPMP Kalimantan barat seperti Acep E.K. S.Kom, Kasim, M.Pd, Jeperis Nahampun, S,Si, M.Pd, Dwi Karyani M.Pd, Dr. Herlina, M.Pd . Materi yang disampaikan seperti Hasil Akreditasi Tahun 2019, Guru Penggerak, Sekolah Penggerak, Asesmen Kompetensi Minimum.

Album

 

 

Dalam rangka mendorong pemerataan mutu pendidikan dan mencari solusi atas permasalahan dan tantangan pendidikan di Provinsi Kalimantan Barat, maka LPMP Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan Workshop Kemitraan Penjaminan Mutu Pendidikan yang dilaksanakan pada tanggal 25 – 27 November 2020 di Hotel Avara Pontianak.

Workshop Kemitraan dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas dan Dikmen Kemdikbud yaitu Bapak DR. Sutanto, SH, M.A, pada hari Rabu tanggal 25 November 2020 dan dilanjutkan dengan pemaparan program kemitraan berkelanjutan oleh Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Barat, Bapak Asep Sukmayadi, S.IP, M.Si yang mengajak Pemerintah Daerah untuk saling bersinergi dalam mengatasi permasalahan pendidikan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Kalimantan Barat.

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, dihadirkan beberapa narasumber yang berkompeten yaitu :

  1. Bapak Eka Rahardja Zaibi, General Manager Divisi Government Service PT Telkomsel TBK,
  2. M Hasan Chabibie, ST, M.Si, Kepala Pusdatin Kemdikbud,
  3. Latifah Hanum, Direktur Layanan TI Masyarakat dan Pemerintah Kominfo,
  4. Nandana Aditya Bhaswara, Koordinator Perencanaan dan Penganggaran Setditjen PAUD, Dikdas dan Dikmen Kemdikbud,
  5. Rahmat Putra Yudha, S.Pd, M.Ed. TESOL Ketua Matagaruda LPDP Kalbar.

Kehadiran narasumber dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan masukan dan solusi dalam menghadapi berbagai masalah pendidikan, seperti internet, sarana prasarana pendidikan, komponen IT pendukung pelaksanaan pembelajaran daring dan pelaksanaan Assesmen Kompetensi Minimal (AKM), serta upaya peningkatan kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dan satuan pendidikan yang masih menjadi kendala di Kabupaten/Kota.

Seluruh materi dan diskusi pada kegiatan Workshop Kemitraan diikuti dengan antusias oleh peserta yang berasal dari unsur Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat dan Kabupaten/Kota, Tim Penjaminan Mutu Pendidikan (TPMPD) Kabupaten/Kota dan LPMP Provinsi Kalimantan Barat.

Kegiatan Workshop Kemitraan ini menjadi sarana untuk berdiskusi tentang berbagai permasalahan pendidikan yang menjadi tanggungjawab bersama, dan mencari solusi bersama melalui kemitraan dalam rangka mewujudkan pendidikan yang bermutu di Provinsi Kalimantan Barat (RD).

Album

 

 

 

Sebagai langkah awal rangkaian kegiatan penjaminan mutu yang dilaksanakan oleh satuan pendidikan, setiap satuan pendidikan harus mampu melakukan pengumpulan data  peta mutu. Pengumpulan data peta mutu ini diperlukan agar setiap satuan pendidikan dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan masing-masing berkaitan dengan pencapaian Standar Nasional Pendidikan, sehingga dapat dilakukan perbaikan-perbaikan untuk mencapai dan bahkan melampaui Standar Nasional Pendidikan. Tahap akhir dari pelaksanaan pengumpulan data mutu pendidikan tersebut adalah dengan dilaksanakannya Pengumpulan Data  Melalui Daring Provinsi Kalimantan Barat, yang dilaksanakan mulai tanggal 25 s.d 28 November 2020

dalam 4(empat) angkatan, yaitu :

  • Angkatan I tanggal 25 Nopember 2020,
  • Angkatan II tanggal 26 Nopember 2020,
  • Angkatan III tanggal 27 Nopember 2020,
  • Angkatan IV tanggal 28 Nopember 2020

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala LPMP Kalimantan Barat Bapak  Asep Sukmayadi, S.Ip, M.Si. Adapun Sasaran kegiatan Pelaksanaan Pengumpulan Data Melalui Daring Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2020 ini adalah seluruh Pengawas Sekolah Jenjang SD,SMP,SMA dan SLB, Operator PMP Provinsi/Kab/Kota, Operator PMP Kecamatan, dan Operator PMP Sekolah Binaan  di Provinsi Kalimantan Barat.

Materi Kegiatan Pelaksanaan Pengumpulan Data Melalui Daring Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2020  terdiri dari :

  • Kebijakan Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah
  • Capaian pelaksanaan pengumpulan Data PMP 2020
  • Permasalahan pelaksanaan pengumpulan Data PMP 2020
  • Laporan pelaksanaan Pengawas Sekolah dan operator

Hasil yang diharapkan dari kegiatan Pelaksanaan Pengumpulan Data Melalui Daring Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2020 ini adalah sebagai berikut :

  1. Mengetahui hambatan-hambatan \pelaksanaan pengumpulan data mutu pendidikan di Satuan Pendidikan oleh Pengawas Sekolah
  2. Mendapatkan saran-saran mengenai pelaksanaan pengumpulan data mutu pendidikan di Satuan Pendidikan di masa yang akan datang
  3. Terbayarnya Bantuan Pulsa ke operor PMP kecamatan, Provinsi/Kabupaten /Kota dan Pengawas Sekolah Pendamping

Album

Halaman 1 dari 2